PRAKTIK AGD:TINDAKAN PEMBIDAIAN
Persiapan pasien
Menempatkan pasien pada posisi yang terbaik agar seluruh bagian yang mengalami cidera dapat diakses dengan mudah.lalu melepaskan seluruh perhiasan dan pakaian pada bagian tubuhyangakan dibidai.kemudian lakukan pemeriksaan fisik dengan cermat pada bagian yang mau di lakukan pembidaian,termasuk juga denyut nadi pada distal area yangcidera,fungsi motorik dan sensorik.
Perawatan luka oada area kulit maupun jaringan penyambung lainnya perlu dilakukan reduksi apa bila diperlukan pada prosedur pembidaian,terutama apabila perlu dilakukan reduksi terlebih dahulu
Pada fraktur terbuka,maka perlu dilakukan kontrol perdarahan terlebih dahulu serta mengembalikan fragmen tulang yang"menonjol" keluar lewat luka.apabila perdarahan sudah dikontrol,maka baru dilakukan pembidaian.
Pada keadaan dislokasi sendi,maka perlu dilakukan REDUKSI TERTURUP terlebih dahulu untuk merelokasi sendi.kemudian pembidaian baru dilakukan untuk mempertahankan ekstremitas pada posisi anatomisnya.
Apabila tidak ada tanda tanda gangguan vaskular atau keadaan yang mengancam terjadinya kerusakan kulit,serta gangguan hemodinamik,maka perlu dilakukan rontgen sebelum di berikan terapi
Posisi pasien
Pada pembidaian,tidak ada posisi yang khusus,namun si sesuaikan dengan bagian yang akan dilakukan pembidaian. Pada bagian ekstrimitas bawah,posisi yang disarankan adalah supinasi karena mempermudah pemasangan bidai serta traksi apabila di lakukan.



Komentar
Posting Komentar